3 Cara Mudah Riset Long Tail Keyword – Bagi sobat yang terjun ke dunia blogger pasti sudah tidak asing lagi dengan kata “keyword”. Yaa, keyword adalah senjata utama bagi seorang blogger. Karena seorang blogger yang membuat post tanpa melakukan riset keyword, kemungkinan besar blognya akan sepi bahkan tidak ada pengunjungnya. Salah satu faktor penentu untuk menjaring banyak traffik ke blog adalah sobat harus pintar dalam riset long tail keyword.

riset long tail keyword

Menggunakan long tail keyword mempunyai banyak manfaat. Selain meminimalisir saingan menggunakan Long Tail Keyword pada postingan blog yakni mendapatkan pembaca yang lebih tertarget. Dengan kata kunci tertarget juga akan mendorong munculnya iklan di blog lebih relevan sehingga berdampak pada penghasilan blog. Seorang blogger memang disarankan menggunakan long tail keyword. Salah satu alasannya soal kompetisi pada kata kunci yang ditarget masih terbatas. Sehingga kemungkinan besar untuk menang sangat banyak.

Contoh, blog A menggunakan keyword “smartphone terbaru” pencarian perbulan mencapai 111.000.000 dengan saingan 25.000.0000 sedangkan blog B menggunakan Long Tail Keyword “daftar smartphone murah 2018” pencarian perbulan 800.000 dan dengan saingan 18.000. Maka dari studi kasus tersebut kemungkinan besar blog B akan mendapatkan lebih banyak traffik, hal ini dikarenakan tingkat persaingannya yang lebih sedikit meskipun pencarian perbulannya juga lebih sedikit.

Baca juga 7 kesalahan blogger pemula yang fatal
Dengan menata kata kunci postingan blog dengan baik dan enak dibaca, maka kemungkinan blog kita muncul di halaman satu pencarian Google akan lebih besar. Tapi, masih banyak blogger yang tidak menerapkan penempatan kata kunci khususnya long tail keyword pada blognya secara proporsional. Hal ini mungkin disebabkan seorang blogger lebih menitikberatkan pada volume pencarian perbulan yang banyak dan tidak peduli pada tingkat saingannya. Padahal menentukan long tail keyword tidaklah sulit.

Berikut kami berikan 3 cara mudah riset long tail keyword di Google.

1. Menggunakan Google Ads Keyword Planner
Google Ads Keyword Planner adalah fasilitas dari Google yang menjadi senjata unggulan setiap blogger. Tools ini memang sangat membantu menentukan kata kunci apa yang akan kita gunakan di blog. Namun sayangnya untuk mengetahui kualitas keyword yang kita bidik, mulai dari volume pencarian, CPC, dan kompetisi kita perlu melakukan deposit terlebih dahulu. Hal ini dikarenakan Google Ads dirancang untuk kita yang ingin menggunakan jasa google untuk beriklan. Yang bisa kita bidik di Google Ads adalah Long Tail Keyword yang akan kita jadikan sebagai judul post.

2. Mengambil dari Google Suggest
Cara yang kedua ini relatif lebih mudah, cepat dan sering saya gunakan. Pada saat sobat mengetikkan kata di mesin pencari Google, maka akan muncul saran atau kata kunci lain di bawahnya. Hal ini dinamakan Google Suggest. Kata kunci yang keluar dari Google Suggest biasanya adalah long tail keyword.
Google Suggest bukan Cuma menyarankan sebuah kata kunci biasa tetapi kata kunci yang paling banyak dicari oleh orang.
Sebagai contoh kita ambil kata kunci “smartphone terbaru”. Ketika diketikan di mesin pencari Google akan memunculkan kata kunci lain yang masih berkaitan dengan kata kunci yang kita masukan tadi.

cara riset kata kunci dengan google suggest

3. Mengambil dari Penelusuran Terkait atau Searches related
Cara yang ketiga ini juga tidak kalah mudah dan cepat. Pada halaman pertama yang menampilkan hasil pencarian Google biasanya akan muncul Searches related atau penelusuran terkait dibawah halaman. Searches related ini merupakan bersifat long tail keyword yang bisa kita gunakan karena keyword yang muncul sering digunakan oleh pengguna Google.
Sebagai contoh kita ketikan ” smartphone terbaru ” maka akan muncul serangkaian kata kunci atau long tail keyword yang sering digunakan.

cara riset kata kunci dengan Searches related

Untuk blog yang baru dan mau menjaring pengunjung, usahakan saat menemukan kata kunci baik dari Google Ads, Google Suggest atau Searches Related sebaiknya dimodifikasi bagian depan atau belakang kata kunci. Contoh dengan long tail keyword yang kita bidik “daftar smartphone murah”, kita bisa modif menjadi “daftar smartphone murah dengan spesifikasi tinggi”

Baca juga Tips meningkatkan Domain Authority DA
Gunakan kata kunci yang tingkat persaingannya rendah. Sobat bisa cek dikolom google dengan mengetikan “allintitle:longtailkeyword” kemudian lihat berapa jumlah saingan sobat di bawah kolom pencarian.
Tahapan ini lambat laun akan ditutupi oleh kualitas blog sobat. Semakin banyak postingan sobat yang berada pada halaman pertama google dengan long tail keyword. Maka membuat post dengan short tail keyword pun blog sobat akan berada pada halaman pertama Google.

 

Salam Gilang Tegar

Leave a Reply